Beri Kemudahan Kuliah, STAI PTDII dan FKDM Dorong Kualitas Pendidikan Anggota

JAKARTA. RAMBUKOTA – Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) DKI Jakarta menggandeng Sekolah Tinggi Agama Islam-Perguruan Tinggi Dakwah Islam Indonesia (STAI-PTDII) dalam upaya mendorong kualitas pendidikan anggota. Kerja sama kedua lembaga tersebut berupa pemberian sejumlah kemudahan dan fasilitas bagi anggota forum untuk melanjutkan pendidikan meraih gelar sarjana.

Munier Arsyad, Ketua FKDM DKI Jakarta mengatakan, peningkatan kualitas pendidikan bagi anggota forum baik tingkat kelurahan, kecamatan, serta kota dan kabupaten telah menjadi program prioritas lembaganya. “Kami kemudian bekerja sama dengan Kampus PTDI yang kebetulan rektornya anggota FKDM Provinsi. Kampus ini tentunya sudah terakreditasi B, sehingga cukup memenuhi persyaratan sebagai anggota FKDM menempuh pendidikan sarjana,” ujarnya, Kamis (16/6/2022).

Bacaan Lainnya

Menurut dia, persyaratan untuk menjadi anggota FKDM minimal tingkat SMA, kecuali untuk forum tingkat provinsi yang mengharuskan anggota berpendidikan strata satu. Alhasil, dari sekitar 2000-an sebagian besar anggota FKDM tingkat kelurahan, kecamatan, serta kota dan kabupaten se-DKI Jakarta masih banyak yang belum memiliki gelar kesarjanaan.

“Oleh karenanya setelah menjadi anggota FKDM, kami berharap ada peningkatan kualitas SDM. Bagi anggota yang belum S1 untuk didorong bisa kuliah dan bisa jadi sarjana, bahkan kalau bisa dilanjutkan mendapatkan gelar sampai S2,” imbuh Munier.

Selain dengan STAI-PTDII, lanjut dia, pihaknya juga akan berupaya menggandeng perguruan tinggi lain untuk membantu memberikan fasilitas dan keringanan biaya pendidikan hingga program pascasarjana atawa S2. Munier optimistis dengan peningkatan pendidikan anggota FKDM se-DKI Jakarta, kinerja forum dalam hal pendeteksian dini akan hambatan dan ancaman di sekitar masyarakat semakin berkualitas.

DR Syifa Awalia, Ketua STAI-PTDII mengatakan, sedikitnya ada tiga fasilitas yang diberikan kampusnya dalam program kerja sama dengan FKDM. Masing-masing yaitu, kelonggaran biaya hingga 30%, kemudahan pembayaran dengan mencicil, serta keterlibatan anggota forum tingkat provinsi untuk menjadi staf pengajar atau dosen.

Menurut dia, STAI-PTDII telah membuka pendaftaran sejak setahun terakhir, dengan jumlah pendaftar asal FKDM sebanyak 60 orang mahasiswa. “Kami menargetkan sedikitnya ada 10% dari total jumlah FKDM, baik tingkat kelurahan, kecamatan, dan kota yang bisa memanfaatkan program ini,” ujar akademisi yang juga bertugas sebagai anggota FKDM DKI Jakarta ini.

Adapun beberapa jurusan sarjana yang dapat dipilih oleh para anggota FKDM di antaranya, Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam, Program Studi Pendidikam Agama Islam, dan Muamalah atau Hukum Ekonomi Islam.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.